Sistem Gaji Gojek

Inilah Sistem Gaji Gojek, Bagaimana dengan Bonusnya?

Perhitungan gaji gojek tentunya didasarkan pada beberapa hal. Tentunya kita sudah mengetahui bahwa maraknya masyarakat yang ingin bekerja sebagai driver gojek sehingga sebelumnya perlu mengetahui sistem gajinya.

Tentunya alasan masyarakat menginginkan berkerja sebagai driver gojek karena jam kerja yang sistematis. Banyak masyarakat yang beranggapan semakin banyak memperoleh orderan, maka pendapatan semakin banyak juga.

Pernyataan ini tentunya tidak bisa dibantah karena Gojek terbukti membantu masyarakat untuk masalah perekonomian. Gojek kini menjadi alternatif transportasi online masyarakat Indonesia dan hal ini sangat membantu.

Jika Anda tertarik bergabung menjadi driver gojek, maka ada baiknya mengenal terlebih dahulu perhitungan gaji gojek. Hal ini bisa Anda jadikan target untuk pendapatan setiap harinya, meskipun tidak selalu konsisten.

Anda juga akan memperoleh tambahan penghasilan dari poin yang diperoleh setiap menerima orderan. Tentunya poin ini bisa dijadikan tambahan penghasilan dalam bentuk bonus yang diberikan oleh Gojek.

Sistem Perhitungan Gaji Gojek yang Perlu Diketahui

Banyak masyarakat yang berminat menjadi driver gojek karena menganggap menghasilkan gaji setara dengan pegawai kantoran. Perbedaannya hanya pada perolehan gaji yang diperoleh setiap mendapatkan orderan, sedangkan pegawai kantoran gajinya bulanan.

TRENDING:  Cara Top Up Grab dan Gojek Driver

Tidak hanya mendapatkan penghasilan dari perolehan orderan, menjadi driver gojek juga bisa mendapatkan bonus layaknya pekerja kantoran. Bonus akan diperoleh ketika mampu melebihi target orderan.

Tentunya banyak juga yang sudah berminat menjadi driver gojek, tetapi belum memahami tentang sistem perhitungan gaji Gojek. Sebenarnya, penghasilan seorang driver tidak diperoleh dari Gojek, melainkan dari pembayaran orderan.

Pada saat ini, Gojek memberlakukan 2 sistem tarif yaitu sistem tarif jam sibuk dan sistem tarif di luar jam sibuk. Sistem ini berlaku setiap hari pada jam tertentu.

Tarif pada jam sibuk dan tarif di luar jam sibuk memiliki nominal berbeda. Di jam sibuk dikenakan sebesar Rp. 2.500 dan untuk tarif di luar jam sibuk sebesar Rp. 2.000.

Selain itu, juga diterapkan biaya jasa minimal yang memiliki kisaran harga antara Rp. 8.000 hingga Rp. 10.000. Biaya tersebut perlu dibayarkan penumpang paling jauh sejauh 4 kilometer.

TRENDING:  Cara Top Up Grab dan Gojek Driver

Kemudian, beberapa waktu ini muncul wacana terkait tarif terbaru ojek online. Semua perusahaan ojek online disebutkan harus mematuhi tarif yang diterapkan pemerintah agar persaingan antar perusahaan terjadi secara sehat.

Penghasilan Driver Gojek yang Diperoleh

Bagi Anda yang tertarik menjadi driver Gojek pastinya penasaran dengan penghasilan yang diperoleh. Besar atau kecilnya pendapatan seorang driver Gojek berdasarkan jumlah orderan yang diperolehnya.

Jika Anda memperoleh orderan banyak, tentunya semakin besar juga penghasilannya, begitu juga sebaliknya. Gojek hanya menyediakan fasilitas ojek online dan membebaskan semua driver dalam proses bekerjanya.

Bagi Anda yang ingin menjadi driver Gojek sebagai pekerjaan sampingan juga tidak masalah. Hal ini dikarenakan Gojek memberikan jam kerja yang fleksibel, baik bekerja full time ataupun hanya beberapa jam.

Jam kerja juga akan mempengaruhi penghasilan Anda seberapa besar. Jadi bisa dikatakan bahwa yang mengatur penghasilan menjadi seorang driver Gojek ialah driver itu sendiri sesuai dengan banyaknya orderan yang diperoleh.

Jika dalam sehari seorang driver GoRide dan GoCar mendapatkan ramai orderan, maka penghasilan bersihnya bisa mencapai Rp. 300.000. Dalam sebulan setidaknya memperoleh perhitungan gaji Gojek sebesar Rp. 9.000.000.

TRENDING:  Cara Top Up Grab dan Gojek Driver

Tentunya penghasilan setiap driver ini berbeda-beda bergantung pada rejeki yang diperoleh setiap harinya. Selain itu, penghasilan seorang driver Gojek juga bisa dipengaruhi dari poin yang bisa dijadikan bonus.

Poin yang diperoleh ini bisa dijadikan sebagai tambahan penghasilan. Semakin banyak poin yang didapatkan, maka driver akan memiliki kesempatan lebih besar dalam mendapatkan penghasilan dalam jumlah lebih besar.

Tentunya, besaran setiap layanan juga berbeda-beda sesuai dengan nama layanan yang diberikan. Misalkan pada GoRide akan mendapatkan poin dasar sebanyak 1 poin untuk semua kota.

Kemudian perhitungan gaji pekerja Gojek juga diperoleh dari poin lainnya seperti GoCar yang mendapatkan 1 poin untuk semua kota. Kemudian, untuk GoSend bisa memperoleh 1 hingga 1,5 poin tergantung daerahnya.

Menggunakan jasa layanan driver Gojek sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat Indonesia. Untuk itulah, banyak yang ingin menjadi driver Gojek. Sebelum itu, perlu mengetahui sistem perhitungan gaji Gojek.