kisi kisi test cpns

Inilah Kisi-kisi Tes CPNS 2021

Hari ini (29/06/2021) pengumuman jadwal seleksi CPNS dan PPPK 2021. Tes apa saja yang ada dalam proses seleksi CPNS 2021?

Mengacu pada Peraturan Menteri PANRB No.27/2021 tentang Pengadaan PNS, Kisi-kisi soal seleksi CPNS 2021 dan ketentuan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dalam Pasal 34 ayat 3 dijelaskan tes SKD CPNS 2021 meliputi: 

  • Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
  • Tes Intelegensia Umum (TIU)
  • Tes Karakteristik Pribadi (TKP)

BACA JUGA

TRENDING:  Lowongan Kerja IT dan Design di Indomaret Program Internship

Buat kamu yang berminat mendaftarkan diri untuk menjadi ASN di tahun 2021 ini, berikut kisi-kisi tes apa saja untuk SKD CPNS 2021.

Kisi-kisi Tes Wawasan Kebangsaan

Dalam Pasal 36 Peraturan Menteri tersebut,  Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) bertujuan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan:

1. Nasionalisme

Mampu mewujudkan kepentingan nasional melalui cita-cita dan tujuan yang sama dengan tetap mempertahankan identitas nasional.

2. Integritas

Mampu menjunjung tinggi kejujuran, ketangguhan, komitmen dan konsistensi sebagai satu kesatuan sikap untuk mencapai tujuan nasional.

3. Bela Negara

Mampu berperan aktif dalam mempertahankan eksistensi bangsa dan negara.

4. Pilar Negara

Mampu membentuk karakter positif melalui pemahaman dan pengamalan nilai-nilai dalam Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kisi-kisi Tes Intelegensi Umum

Menurut Pasal 37 Permen tersebut, Tes Intelegensi Umum (TIU) bertujuan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan:

  • Kemampuan Verbal
  • Numerik
  • Figural

Secara garis besarnya, kisi-kisi Tes Intelegensi Umum (TIU) CPNS 2021 adalah:

Kemampuan Verbal

Kemampuan Verbal meliputi: analogi, silogisme, dan analitis.

1. Analogi

Mengukur kemampuan individu dalam bernalar melalui perbandingan dua konsep kata yang memiliki hubungan tertentu kemudian menggunakan konsep hubungan tersebut pada situasi yang lain.

2. Silogisme

Mengukur kemampuan individu untuk menarik kesimpulan dari dua pernyataan yang diberikan.

3. Analitis

Mengukur kemampuan individu untuk menganalisis informasi yang diberikan dan menarik kesimpulan.

Kemampuan Numerik

Kemampuan numerik meliputi: berhitung, deret angka, perbandingan kuantitatif dan soal cerita.

1. Berhitung 

 Mengukur kemampuan hitung sederhana.

2. Deret Angka

Mengukur kemampuan individu dalam melihat pola hubungan angka.

3. Perbandingan Kuantitatif

Mengukur kemampuan individu untuk menarik kesimpulan berdasarkan dua data kuantitatif.

4. Soal Cerita

Mengukur kemampuan individu untuk melakukan analisis kuantitatif dari informasi yang diberikan.

Kemampuan Figural

Kemampuan Figural meliputi: analogi, ketidaksamaan, dan serial.

1. Analogi

Mengukur kemampuan individu dalam bernalar melalui perbandingan dua gambar yang memiliki hubungan tertentu kemudian menggunakan konsep hubungan tersebut pada situasi lain.

2. Ketidaksamaan

Mengukur kemampuan individu untuk melihat perbedaan beberapa gambar.

3. Serial

Mengukur kemampuan individu dalam melihat pola hubungan dalam bentuk gambar.

Kisi-kisi Tes Karakteristik Pribadi

Dalam Pasal 38 Peraturan Menteri tersebut, disebutkan Tes Karakteristik Pribadi bertujuan untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan:

1. Pelayanan Publik

Mampu menampilkan perilaku keramahtamahan dalam bekerja yang efektif agar bisa memenuhi kebutuhan dan kepuasan orang lain sesuai dengan tugas dan wewenang yang dimiliki.

2. Jejaring Kerja

Mampu membangun dan membina hubungan, bekerja sama, berbagi informasi dan berkolaborasi dengan orang lain secara efektif.

3. Sosial Budaya

Mampu beradaptasi dan bekerja secara efektif dalam masyarakat majemuk, terdiri atas beragam agama, suku, budaya, dan sebagainya.

4. Teknologi Informasi dan Komunikasi

Mampu memanfaatkan teknologi informasi secara efektif untuk meningkatkan kinerja.

5. Profesionalisme

Mampu melaksanakan tugas dan fungsi sesuai dengan tuntutan Jabatan.

6. Anti Radikalisme

Menjaring informasi dari individu tentang pengetahuan terhadap anti radikalisme, kecenderungan bersikap, dan bertindak saat menanggapi stimulus dengan beberapa alternatif situasi.

Sistem Seleksi CPNS 2021

Mengacu pada Pasal 35 ayat 1 Peraturan Menteri tersebut, bahwa sistem penilaian SKD akan menggunakan sistem CAT yang diselenggarakan oleh BKN. 

CAT adalah singkatan dari Computer Assisted Test yaitu tes seleksi CPNS yang dilakukan secara online dengan menggunakan komputer.

Penilaian SKD sendiri dilakukan untuk menilai kesesuaian antara kompetensi yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi dasar PNS.

Demikian kisi-kisi tes seleksi CPNS 2021. Persiapkan diri dengan sebaik-baiknya dan semoga sukses!